ANALISIS BIAYA PRODUKSI DAN STRATEGI PENETAPAN HARGA PADA USAHATANI BAWANG MERAH DI PULAU POTERAN
Abstract
Pulau Poteran adalah wilayah yang didominasi lahan kering dengan kandungan bahan organik rendah, sehingga petani sangat bergantung pada curah hujan, khususnya pada musim tanam. Hal ini berkontribusi pada rendahnya produktivitas pertanian dan pendapatan petani yang belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan usahatani bawang merah varietas Rubaru dengan pendekatan inovatif, termasuk sistem alley cropping, penggunaan mulsa jerami, irigasi sprinkler, dan pengurangan dosis pupuk anorganik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya produksi, menghitung harga pokok produksi (HPP), dan menetapkan harga jual bawang merah dengan metode Cost plus pricing. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan analisis data yang mencakup biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead, yang dihitung secara menyeluruh dengan metode full costing. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan narasumber di Desa Talango. Hasil analisis menunjukkan total biaya produksi mencapai Rp 15.074.708 dengan hasil panen 701,16 kg, menghasilkan HPP sebesar Rp 21.500 per kilogram. Dengan penerapan mark-up 10%, harga jual ditetapkan pada Rp 24.000 per kilogram. Total penerimaan mencapai Rp 16.827.840, dengan pendapatan bersih sebesar Rp 1.753.132 dan margin keuntungan 10,42%. Temuan ini menunjukkan bahwa usahatani ini layak secara finansial, meskipun margin relatif kecil, dan mengindikasikan bahwa strategi pengelolaan semi-organik dapat meningkatkan pendapatan petani di lahan kering.
References
Azizah, T. N. (2021). Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Untuk Peningkatan Efektifitas Laba Penjualan (Studi pada UKM “Hanger Kawat” Desa Ngebrak Kec. Gampengrejo Kab. Kediri).
Eyster, E., Madarász, K., & Michaillat, P. (2021). Pricing under Fairness Concerns. Journal of the European Economic Association, 19(3), 1853–1898. https://doi.org/10.1093/jeea/jvaa041
Kotambunan, J. S., Mawikere, L., Suwetja, I. G., & Pusung, R. (2024). HARGA POKOK PRODUKSI DAN METODE COST PLUS PRICING : STUDI KASUS PADA USAHA MIKRO KIOS MARIBEL. In Going Concern : Jurnal Riset Akuntansi (Vol. 19, Issue 1).
Melati, L. S. A., Saputra, G., Najiyah, F., & Asas, F. (2022). Perhitungan harga pokok produksi berdasarkan metode Full Costing untuk penetapan harag jual produk pada CV. Silvi MN Paradilla Parengan. Owner, 6(1), 632–647. https://doi.org/10.33395/owner.v6i1.611
Mustofa, R., & Bakce, R. (2024). The Determination Of Cost Goods Sold Of Palm Oil Fresh Fruit Bunches Of Independent Farmers At Indragiri Hilir Regency Riau Province. Jurnal Ilmiah Manajemen, 12, 1–12. http://ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/PROCURATIO/index
Nur, A., Gunawan, F., Cecilia, Nicolla, S., & Harianto, V. (2024). Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Penetapan Harga Jual Di Perusahaan Dagang. Jurnal ANC, 01(03), 166. https://journal.anc-aryantonurconsulting.com/tp
Rahmatika, D., Topo Subekti, A., & Juliansyah, I. (2022). Analisis Penentuan Harga Jual Mesin Pengaduk Dodol Menggunakan Metode Cost Plus Pricing. Jurnal Manajemen Terapan Dan Keuangan (Mankeu), 11 No. 01.
Subkhan, I., Subaryo, Y., & Wahana, S. (2022). Saluran Dan Margin Tata Niaga Susu Sapi Perah di Kelompok Tani Maju Rukun Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon. Jurnal Agri Wiralodra, 14(02).

