KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA

  • Ika Fatmawati Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja Sumenep
  • Didik Wahyudi Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja Sumenep
Keywords: kinerja, prospek, ketahanan pangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalis ketersediaan pangan, sistem distribusi, dan daya beli masyarakat di Indonesia secara umum. Alat analisis yang digunakan untuk melakukan peramalan adalah Trend Linear dengan metode kuadrat terkecil dan untuk memperoleh gambaran sistem distribusi digunakan analisis deskriptif, sedangkan daya beli masyarakat digunakan indikator upah nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai tahun 2012, Indonesia masih memiliki nilai kecukupan beras positif, sehingga sebenarnya tidak perlu mengimpor beras dari luar negeri. Sistem distribusi pangan, khususnya beras, pada dasarnya merupakan syarat utama terwujudnya swasembada pangan. Tanpa adanya sistem distribusi yang efektif dan efisien, swasembada pangan tidak mungkin tercapai. Oleh sebab itu, salah satu tugas penting dalam merumuskan "politik pertanian" sebagaimana yang diharapkan, penataan dan pemantapan sistem distribusi pangan menjadi sebuah kebutuhan. Tingkat daya beli masyarakat indonesia untuk membeli pangan menurun tiap tahun mengalami penurunan. Penurunan daya beli masyarakat ini di sebabkan oleh pemerintah gagal mengontrol harga-harga, terutama harga migas dan kebutuhan pokok.

References

Anonimus. 2001. Program Pembangunan Pertanian 2001 – 2004. Departemen Pertanian. Jakarta.
Dajan, Anto. 1996. Peramalan Bisnis. BPFE. Yogyakarta.
Siregar, A.N., Iin Ichwadi, Reni Kustiani, Siti Maryam, Wini Trilaksani dan Yuliana, 2003. Ketahanan Pangan dan Upaya Pencapaiannya. Makalah pada Program Pasca Sarjana IPB.
Undang-undang No 7 Tahun 1996 Tentang Ketahanan Pangan.
Published
2018-09-03
Abstract viewed = 510 times
PDF downloaded = 342 times