PERBEDAAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine Max (L) Meriil ) VARIETAS DERING DAN VARIETAS GEMA PADA KEKERINGAN
Abstract
Kegiatan uji adaptasi/persiapan pelepasan varietas merupakan salah satu rangkaian dari suatu proses menghasilkan varietas unggul baru dalam rangka peningkatan produksi kedelai. Penelitian bertujuan untuk menguji perbedaan pertumbuhan dan produksi 2 varietas kedelai dan untuk mengetahui dan mendapatkan varietas kedelai yang berdaya hasil tinggi, dilaksanakan di Desa Pegantenan Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan mulai bulan Juni sampai September 2015.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 vareitas kedelai sebagai kelompok 3 perlakuan dan diulang 4 kali. 2 varietas kedelai adalah Gema dan Dering. perlakuan penyiraman dengan kecekaman kekeringan dimulai setelah tanaman berbunga umur 5 minggu, menunjukkan perbedaan nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah polong pertanaman dan berat 100 butir, sedangkan pada variabel jumlah polong per tanaman menunjukkan perbedaan tidak nyata. Dering 1 (1) dan dering 3 (4) merupakan galur berpenampilan baik dengan sifat-sifat antara lain tinggi tanaman 57,5cm, jumlah polong per tanaman 501 buah, dan berat 100 bijinya 13,01 gr.Jurnal Pertanian Cemara allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions.
In most cases, appropriate attribution can be provided by simply citing the original article, for example:
Fatmawati, Ika dan Wahyudi, Didik (2015). POTENSI RUMPUT LAUT DI KABUPATEN SUMENEP. JURNAL PERTANIAN CEMARA, 12(1), 1-18. doi:https://doi.org/10.24929/fp.v12i1.193

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






.png)

3.png)
