Analisis Praktik Pencatatan Keuangan UMKM di Era Modern: Studi Kasus di Kabupaten Sumenep

  • Wakik Wakik Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura
  • Evi Nur Safitri Universitas Bahaudin Mudhary Madura
  • Fathirna Arifani Universitas Bahaudin Mudhary Madura
  • Faizah Fithriyah Amaliy Universitas Bahaudin Mudhary Madura
  • Latifatuz Zulfa Universitas Bahaudin Mudhary Madura
  • Rahmat Zulkarnain Universitas Bahaudin Mudhary Madura
Keywords: UMKM, pencatatan keuangan, digitalisasi, Sumenep

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih lemah dalam praktik pencatatan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana praktik pencatatan keuangan UMKM di Kabupaten Sumenep pada era modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, menggunakan data dari jurnal, laporan pemerintah, BPS, dan sumber lain yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Sumenep belum memiliki pencatatan keuangan yang rapi dan masih mencampur keuangan pribadi dengan usaha. Hambatan yang dihadapi antara lain rendahnya pemahaman akuntansi, keterbatasan teknologi, dan budaya usaha tradisional. Namun, adanya dorongan digitalisasi, pelatihan, serta pertumbuhan ekonomi daerah menjadi faktor pendukung perbaikan. Pencatatan keuangan yang baik dapat membantu UMKM lebih mudah mengakses modal, menjaga keberlanjutan, dan meningkatkan daya saing.

References

Alfina, N. & Hendratmi, A. (2020). Pengaruh celebrity endorsement terhadap purchase intention melalui brand image dan brand trust pada Instagram. Journal of Management and International Business, 1(2), 65–7.
Antara News Jatim. (2024). Pemkab Sumenep bina UMKM gunakan transaksi digital.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep. (2024). Kabupaten Sumenep dalam angka 2024. BPS Kabupaten Sumenep.
Chatfield, S. L. (2020). Recommendations for Secondary Analysis of Qualitative Data. The Qualitative Report, 25(3), 833. https://doi.org/https://doi.org/10.46743/2160-3715/2020.4092
Cheong, C., Kim, S., & Lee, J. (2023). Financial record-keeping practices among small and medium enterprises in developing countries. Journal of Small Business Management, 61(2), 345.
Cheong, H., Lyons, A., & Houghton, R. (2023). Secondary qualitative research methodology using online data. International Journal of Qualitative Methods, 22, 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/16094069231180160
Faisol, M., Yandari, A. D., & Andrianingsih, V. (2021). No Title. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 01 (02). https://doi.org/https://doi.org/10.54082/jamsi.81
Hakim, A. R., Narulita, S., & Iswahyudi, M. (2023). Digitalisasi Pencatatan Keuangan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM): Perlukah? Akunesa: Jurnal Akuntansi Unesa, 12(3), 331. https://doi.org/DOI: 10.26740/akunesa.v12n3.p331-337
Kustina, K. T., & Utami, S. L. P. (2022). Pengaruh Persepsi Pelaku Usaha tentang akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, dan Skala Usaha terhadap Penggunaan Informasi Akuntansi pada Usaha Mikro Kecil Menengah. Jurnal Finansial and Tax, 2(1), 13–3.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage.
Novatiani, R. A., Sari, D., Nuryaman, Asikin, B., Yuniarti, R., & Novianto, R. A. (2023). Pengaruh Pemahaman Akuntansi Terhadap Implementasi SAK EMKM (Survei pada UMKM Kuliner di Kota Bandung). Jurnal EMT KITA, 7(1), 113–.
Pemerintah kabupaten Sumenep. (2023). Tingkatkan kapasitas pelaku UMKM di era digitalisasi.
Pusat Statistik Kabupaten Sumenep. (2024). Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumenep 2023. sumenep: Badan Pusat Statistik.
Rachmawati, M. (2020). Kontribusi Sektor UMKM Pada Upaya Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Intelektiva : Jurnal Ekonomi, Sosial, Dan Humaniora, 1(7), 1–13.
Ruggiano, N., & Perry, T. E. (2017). Conducting secondary analysis of qualitative data: Should we, can we, and how? Qualitative Social Work, 18(1), 81-. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/1473325017700701
Saputra, E., & Ningsih, D. A. (2021). Hambatan dan Solusi Digitalisasi UMKM. 15(2)(Matric: Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis dan Kewirausahaan). https://doi.org/DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2021.v15.i02.p06
Sinurat, B., Djamaliyah, Rohmah, A. M., & Adiyanto, M. R. (2023). Penerapan Pencatatan Akuntansi pada UMKM Warung Madura Ar-Rahman. Jurnal Media Akademik, 2(6). https://doi.org/DOI: 10.62281/v2i6.522
Suryani, T., & Hendrawan, A. (2022). Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia. Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 9(2). https://doi.org/10.35760/ebm.2022.v9i2.7055
Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, kendala, dan tantangan. Kencana.
Utami, W., Puspitasari, I., & Fitria, A. (2021). Literasi keuangan dan tantangan penyusunan laporan keuangan UMKM. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 9(1), 45–5. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jrak.v9i1.14239
Wahyudi, A., Marantika, Y., Imanda, C. A., Jaufani, S. F., & Wijaya, H. T. (2023). Strategi Peningkatan Kinerja Keuangan UMKM melalui Digitalisasi Akuntansi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 3(3). https://doi.org/10.61722/jiem.v3i3.3933
Published
2026-05-17
Abstract viewed = 7 times
PDF downloaded = 6 times