Pemberdayaan Perempuan melalui KWT sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga: Studi Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Putih Desa Ellak Daya
Abstract
Kelompok Wanita Tani memberikan ruang bagi perempuan desa terutama ibu rumah tangga untuk meningkatkan produktivitas ekonomi melalui kegiatan pertanian, maupun pengolahan hasil tani, sehingga keluarga memperoleh tambahan pendapatan dan ketahanan pangan. Di Desa Ellak Daya, terdapat KWT Melati Putih yang memilki usaha produksi keripuk berbahan dasar kelor, namun produksi tersebut tidak secara konsisten dilakukan karena terkendala dalam beberapa hal seperti kurangnya koordinasi antar anggota kelompok serta manajmen produksi yang bergantung pada pemasaran yang sifatnya tradisional. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan terhadap KWT Melati Putih agar bisa memanfaatkan potensi kelompok yang nantinya akan mampu meningkatkan kapasitas produksi produk mereka dan mampu menciptakan kemandirian ekonomi. Selain aspek ekonomi, keikutsertaan dalam KWT juga memperkuat jaringan sosial, membangun solidaritas, kepercayaan diri, dan partisipasi perempuan dalam keputusan rumah tangga maupun komunitas sehingga peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi menjadi lebih nyata. Metode pengabdian menggunakan metode pemberdayaan dengan menggabungkan dua pendekatan yaitu pendekatan partisipatif dan pendekatan berbasis kekuatan (strength-based) berfokus pada potensi dan kekuatan yang dimiliki individu atau komunitas.
References
BPS-Statistics Indonesia. (2025, January 15). In September 2024, the percentage of the poor population decreased into 8.57 percent. Https://Www.Bps.Go.Id/En/Pressrelease/2025/01/15/2401/Persentase-Penduduk-Miskin-?Utm_source.
Chambers, R. (1997). Whose Reality Counts? Putting the First Last. Intermediate Technology Publications. .
Hayat, S., Sugianto, & Bunyamin, S. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dengan Menerapkan Metode Pra (ParticipatoryRural Appraisal) melalui Aspek Teknologi, Sosial dan Keagamaan. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung Vol: I No: LXVII(Desember2021), 166–182.
Musnaini, M., Wediawati, B., Adriani, Z., Ratnawati, R., & Elliyana, D. (2020). Pelatihan Business Plan pada UMKM di Desa Koto Rendah Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci. BAKTIMAS : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(3), 129–132. https://doi.org/10.32672/btm.v2i3.2328
Pertanian.uma.ac.id. (2024, January 23). Pemberdayaan Perempuan Petani sebagai Agen Perubahan dalam Pertanian Indonesia. Https://Pertanian.Uma.Ac.Id/2024/01/23/Pemberdayaan-Perempuan-Petani-Sebagai-Agen-Perubahan-Dalam-Pertanian-Indonesia/?Utm_source.
Prajuliyanto, A. (2024). Women’s Empowerment through Farmers’ Women’s Groups (KWT): Enhancing Female Productivity in Rural Indonesia. JOSAR (Journal of Students Academic Research), 10(2), 1–7.
Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Refika Aditama.
